Selayang Pandang

Sejarah Singkat

Awal berdirinya Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Pontianak (Poltekkes Kemenkes Pontianak)  erupakan pengembangan institusi pendidikan kesehatan oleh Kementerian Kesehatan RI dengan tujuan agar efektif dan efisien. Poltekkes Kemenkes Pontianak merupakan gabungan beberapa akademi kesehatan milik pemerintah yang berada di Kalimantan Barat berdasarkan SK Menkes-Kesos nomor 298/Menkes-Kesos/SK/IV/2001 tanggal 16 April 2001. Jurusan yang ada pada awal pembentukan Politeknik Kesehatan Pontianak meliputi : Jurusan Kesehatan Lingkungan, Jurusan Gizi,  Jurusan Kesehatan Gigi dan Jurusan Analis Kesehatan.

 Pada tahun akademik 2005/2006 berdasarkan SK Menkes RI NO. HK.00.06.1.4.2.02225 Tanggal 1 Juli 2004, Politeknik Kesehatan Pontianak berkembang dengan bergabungnya Prodi Kebidanan dan Prodi Keperawatan di Singkawang di bawah Jurusan Kesehatan Gigi. Selanjutnya pada tahun akademik 2006/2007 dengan SK Menkes RI No. OT.01.01.1.4.2.0.2675.1 Poltekkes Kemenkes Pontianak terus meningkatkan diri dengan penambahan Prodi D-IV Kesehatan Lingkungan, dan pada tahun akademik 2007/2008 bertambah lagi Prodi D-IV Gizi berdasarkan SK Menkes RI No. OT.01.01.1.4.2.02125.1 berdasarkan Kepmenkes No. 809, Prodi Keperawatan dan Prodi Kebidanan berubah menjadi Jurusan Keperawatan dan Jurusan Kebidanan.  Sejak tahun akademik 2009/2010 Jurusan Keperawatan menyelenggarakan program D-IV Keperawatan Medikal Bedah berdasarkan SK Menkes RI no. HK.03.05/1/11/4/4492/2008. Selanjutnya sejak tahun akademik 2010/2011 Jurusan Kebidanan menyelenggarakan program D-IV Kebidanan berdasarkan Kepmenkes RI no. HK.03.05/1/11/4/1807.1/2010.

Visi dan Misi Poltekkes Kemenkes Pontianak

VISI : Menjadi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan yang bermutu dan mampu bersaing di tingkat regional

MISI  : 

  • Meningkatkan program pendidikan tinggi kesehatan yang berbasis kompetensi.
  • Meningkatkan program pendidikan tinggi kesehatan yang berbasis penelitian.
  • Mengembangkan upaya pengabdian masyarakat yang berbasis IPTEK dan teknologi tepat guna.
  • Mengembangkan program pendidikan tinggi kesehatan yang mandiri, transparan dan akuntabel.

Tujuan dan Strategi

TUJUAN UMUM

Terselenggaranya kegiatan pendidikan, kerjasama dalam dan luar negeri dengan baik serta kualitas dosen yang terstandar sehingga kualitas lulusan, penelitian dan pengabdian masyarakat meningkat

TUJUAN KHUSUS

  1. Meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan
  2. Meningkatkan kualitas lulusan
  3. Mengembangkan kerjasama dengan berbagai pihak baik dalam negeri maupun luar negeri dalam rangka peningkatan penyerapan lulusan
  4. Meningkatkan kualitas dosen hingga memenuhi standar regional

STRATEGI

  1. Pengembangan Manajemen Pendidikan.
  2. Pengembangan Sumber Daya Manusia.
  3. Pengembangan Teknologi Informasi.
  4. Pengembangan Kurikulum.
  5. Pengembangan Sarana dan Prasarana.
  6. Pengembangan Kerjasama.